BAB 5
PROSES TERBENTUKNYA KESADARAN NASIONAL INDONESIA
TUJUAN
PEMBELAJARAN
-
memahami aspek keruangan dan
konektivitas antar ruang dan waktu dalam lingkup regional, serta perubahan dan
keberlanjutan kehidupan manusia (ekonomi, social, budaya, pendidikan, dan
politik)
-
menyajikan hasil telaah
aspek keruangan dan konektivitas antarruang dan waktu dalam lingkup regional
serta perubahan dan keberlanjutan kehidupan manusia (ekonomi, social, budaya,
pendidikan, dan politik)
-
mampu menjelaskan
imperialism barat di Indonesia
-
mampu menjelaskan [eralwanan
bangsa Indonesia terhadap imperialisme
-
memahami proses terbentuknya kesadaran nasional indonesia
A. PENGARUH KOLONIALISME
DAN IMPERIALISME BARAT DI INDONESIA
1.
MASA PENJAJAHAN SAMUDRA
faktor yang mendorong terjadinya penjajahan samudera, khususnya bagi
portugis dan spanyol adalah :
-
terpengaruh ajaran copernicus yang menyatakan duni bulat
-
tertarik dengan kisah perjalanan marco polo ke dunia timur
-
timbulnya kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan
-
terdorong semangat mewujudkan 3-G, yaitu gold, glory, dan gospel
pelaut bangsa portugis yang mempelopori
penjelajahan samudera adalah :
- -bartholomeus diaz yang mencapai
tanjung topan di ujung selatan benua afrika pada 1486
- -vasco da gama yang mencapai tanjung calicut
pada 1498
- -alfonso d’albuquerque yang berhasi
merebut kota malaka pada 1511
adapun
bangsa yang melaksanakan penjelajahan antara lain :
- -christophorus columbus yang mencapai
san salvador di kepulauan bahama di perairan karibia pada 1492
- -ferdinand magelhaens dan yuan
sebastian del cano merupakan tokoh
yang pertama kali berhasil mengelilingi dunia.
2.
PENGARUH KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BARAT
penjelajahan awalnya didasari oleh keinginan mecari rempah rempah,
tetapi kemudian berupaya menguasai rempah rempah. pada 7 juni 1949 disepakati
perjanjian tordesillas antara spanyol dan portugis bahwa mereka membagi dunia
menjadi 2 wilayah kekuasaan, yaitu spanyol diberi hak untuk mengusai negeri di
sebelah barat, sedangkan portugis menguasai sebelah barat. portugis menuju ke
malaka dan berhasil menduduki pada 1511, lalu pergi ke maluku dan tiba di banda
pada tahun 1512, lalu mendirikan benteng saint john pada 1522.
usaha bangsa eropa juga dilakukan oleh bangsa belanda, pada 1596 di
bawah cornelis de houtman mendarat di pelabuhan banten, mereka banyak yang
diusir oleh penduduk. pada 1598 di bawah pimpinan jacob van neck mendarat di
pelabuhan banten, mereka ditrima. pada 20 maret 1602 belanda mendirikan VOC .
pada 1605 VOC mampu memaksakan monopoli perdagangan di beberapa daerah di
nusantara, bahkan sejak 1816 belanda dapat mengokohkan kolonialisme /
imperialisme di indonesia. di penghujung abad ke-18 VOC menghadapi masalah
krisis keuangan yang diperparah dengan korupsi. dalam perang koalisi pada
1792-1797 prancis di bawah pimpinan napoleon bonaparte dapat mengalahkan
austria, prusia, inggris, spanyol, sardinia, dan belanda. pemerintah baru ini
membubarkan VOC pada 31 desember 1799 dan diganti dengan bataafsche republiek.
namun pada 1806 bataafsche republiek dihapus dan diganti dengan koninkrijk
holland . pada 1808 luis napoleon mengangkat herman willem daendels sebagai
gubernur jenderal di hindia belanda.
sebenarnya pada 1580 inggris telah singgah di ternate yang dipimpin
F.Drake. kemudian Thomas cavendish pernah berlayar di maluku pada 1586.
ekspedisi lnggris pada 1602 berhasil mencapai aceh dan banten. pada 1604
inggris berlayar di banten dan ambon. pada 1684 mendirikan kantor dagang dan
benteng di bengkulu. pada 17 september 1811 janssens menyerah di tuntang
(salatiga)
3.
KEBIJAKAN PEMERINTAHAN KOLONIAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP
MASYARAKAT INDONESIA
a.
bidang
politik
melakukan dominasi politik,
yaitu penguasaan terhadap bangsa penjajah dan menindas upaya-upaya mencapai
kemerdekaan, menggunakan politik devide
et impera (pecah belah dan kuasai), memaksakan penandatanganan korte
verklaring (plakat pendek), memberlakukan sistem pemerintahan model indirect
rule (pemerintahan tidak langsung). perubahan masyarakat indonesia yaitu :
- -kekuasaan
pemerintah kerajaan dan kekuasaan masyarakat tradisional diperlemah atau bahkan
ditiadakan
- -berusaha
mempertahankan perpecahan dan pertentangan
- -pelanggaran HAM
b.
bidang
ekonomi
pemerintah colonial melakukan eksplotasi
ekonomi, yaitu usaha memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia
daerah jajahan untuk kemakmuran bangsanya.
1)
monopoli perdagangan
ingin meraup keuntungan yang sebesar
besarnya dari daerah yang dikuasainya, dengan cara monopoli perdagangan ,yaitu
hak tunggal untuk mengusahakan hal hal yang berkaitan dengan perdagangan
2)
penyerahan hasil bumi (verplichte
leveranties)
aturan semacam ini dimulai sejak
pemerintahan daendels (1808-1811)
3)
sistem pajak tanah (landrent system)
adalah pungutan wajib berupa uang yang
harus dibayar penduduk kepada pemerintah kolonialkarena telah menggunakan yang
ditempati. dikenalkan oleh Thomas stamfod raffles, jendral yang mulai berkuasa
sejak 17 september 1811. terdapat pokok
kebijakan yaitu :
-
segala bentuk penyerahan wajib dan kerja paksa
dihapuskan. rakyat diberi kebebasanmenentukan jenis tanaman apa yang akan
ditanam.
-
peranan para bupati sebagai pemungut pajak dihapuskan
dan sebagai gantinya mereka dijadikan aparat yang bertanggung jawab kepada
pemerintah.
-
pemerintah inggris adalah pemilik tanah. setiap petani
yang menggarap tanahnya dianggap sebagai penyewa tanah dan wajib membayar uang
sewa
tetapi juga menemui
kegagalannya. sebab timbulnya adalah :
-
tidak adanya dukungan dari para bupati yang telah dihapuskan hak-haknya sebagai pemungut
pajak
-
sebagian besar masyarakat desa belum mengerti sistem
ekonomi uang
-
adanya kesulitan dalam memutuskan luas kepemilikan
tanah dan besarnya pajak bagi penyewa tanah
4)
sistem tanah partikelir
adalah tanah milik kaum swasta yang dibeli
dari pemerintah colonial. tanah tersebut digunakan untuk bagi para pejabat dan
orang orang yang berjasa kepada pemerintah colonial. ketika di bawah pimpinan
van der capellen, sistem penjualan dan penyewaan tanah partikelir dilarang dan
mulai berlaku sejak 1817. aturan yang diperuntukan para tuan tanah yaitu :
-
menarik hasil panen secara langsung (biasanya 10% dari
hasil panen)
-
menarik uang sewa rumah, bengkel, dan warung
-
mengerahkan penduduk untuk kerja rodi
5)
sistem tanam paksa
dalah aturan yang mengharuskan atau
memaksa penduduk membayar pajak kepada pemerintah colonial dalam bentuk bentuk
barang yang dapat dijual di pasar dunia. disebut juga cultuur stelsel.
dicetuskan oleh johanes van den bosch pada 1830. dalam menjalankannya colonial
membentuk atuan dalam lembaran Negara (staat blad) nomor 22 tahun 1834 yang
berbunyi
-
penduduk agar menyediakan sebagian tanahnya untuk
ditanami dengan tanaman yang laku dijual di pasar eropa
-
tanah yang ditanami tidak lebih dari seperlima dari
tanah pertanian milik penduduk
-
pekerjaan yang diperlukan tidak boleh melebihi
pekerjaan menanam padi
-
tanah yang disediakan untuk tanaman dibebaskan dari
pajak
-
hasil tanaman harus diserahkan kepada pemerintah
belanda,sedangkan kelebihan hasil tanaman dari jumlah pajak akan dikembalikan
pada rakyat
-
gagal panen menjadi tanggungan pemerintah belanda
-
yang tidak memiliki lahan harus bekerja di perkebunan
pemerintah lebih dari 66 hari
-
penggarapan penanaman di bawah pengawasan langsung
kepala pribumi
-
pegawai eropa mengawasi secara umum jalanya
penggarapan sampai pengangkutanya
penyimpangan juga terjadi
karena para bupati mengejar cultuur procenten (hadiah atau presentase
tertentu yang diberikankepada setiap petugas apabila mereka berhasil
menyerahkan hasil tanaman yang melebihi target yang ditentukan.
berikut dampak adanya sistem tanam paksa :
a)
bagi pemerintah kolonial hindia belanda
-
pemerintah
memperoleh surplus keuangan yang dapat digunakan untuk menjalankan penjajahan
di hindia belanda dan membangun negeri belanda
-
badan
usaha belanda (nederlandsche handles maatschappij) memperoleh keuntungan yang
besar setelah mendapat hak monopoli pengangkutan hasil tanam paksa
b)
bagi rakyat kebanyakan
-
banyak
rakyat yang meninggal, kelaparan, dan sakit
-
mulai
mengenal berbagai jenis tanaman yang bernilai ekspor
tokoh belanda yang menentang tanam paksa
adalah douwes dekker dalam bukunya yang berjudul max
havelaar . kemudian pada 1870 tanam paksa
yang telah berjalan selama 40 tahun (1830-1870) dihapuskan.
6) sistem pengaturan tanah /UU
agrarian
dituangkan pada undang undang agrarian 1870 (agrarische wet 1870) yang
berisi pokok aturan sebagai berikut :
-
gubernur
jenderal tidak diperbolehkan menjual tanah
-
gubernur
jenderal dapat menyewakan tanah menurut ketentuan yang diatur dalam undang
undang
-
tanah
tanah diberikan dengan hak hak penguasaan selama waktu tidak lebih dari 75
tahun sesuai ketentuan
-
gubernur
jenderal tidak boleh mengambil tanah yang dibuka oleh rakyat
sejak
keluarnya UU ini para pengusaha belanda, inggris, prancis, jerman, dan Denmark.
dan diusahakan juga pemasangan rel kereta api oleh nederlands indische
stoomtram maatschappij (NISM). pelayaran hindia belanda ke eropa oleh
nederlands llyod dan rotterdams llyod, serta pelayaran interisuler oleh koninklijk
pakketvaart maatschappij (KPM). pemberlakuan ini mendatangkan pengaruh yang
besar pada kehidupan perekonomian secara menyeluruh, selain itu juga
mendatangkan pengaruh yang buruk bagi masyarakat pribumi, indrusti rakyat kecil
terdesak oleh barng impor yang melimpah ruah. dan penderitaan di luar pulau
jawa juga sama terutama sejak dikeluarkanya koeli ordonantie (UU yang
mengatur hubungan kerja antara buruh dan pengusaha)pada 1880 yang di dalamnya
terdapat peonale sanctie (berisi ancaman hukuman bagi pekerja yang
melarikan diri dengan menangkap dan mengembalikanya ke tempat kerja). dan pada
1900 kebijakan ekonomi itu dihapus.
c.
bidang budaya
1)
agama
yang
dikenalkan adalah agama Kristen katolik (di bawa oleh kaum misionaris portugis)
dan Kristen protestan (di sebarkan oleh kaum zending belanda). misi adalah
orang yang bertugas menyebarluaskan agama Kristen katolik, sedangkan zending
adalah usaha/organisasi yang bertugas menyebarluaskan agama Kristen protestan.
2)
adat
istiadat
ciri ciri
adat istiadat bangsa barat adalah :
-
tata
cara bergaul masyarakat bersifat bebas dan demokratis
-
model
berpakaian ala barat menyesuaikan kondisi geografis yang beriklim subtropics
-
negeri
asal penjajah umumnya berbentuk kerajaan
-
budaya
yang diwariskan adalah rasionalisme (paham yang meyakini bahwa kebenaran
sebenarnya berasal dari pikiran dan akal manusia
3)
pendidikan
mengenalkan dengan sistem pendidikan barat dengan sistem klasikal,
berjenis-jenis, dan berjenjang. kegiatan pendidikan direncanakan, dilaksanakan,
dan di evaluasi dalam suatu kurikulum.
4)
kesenian
dan arsitektur
telah
berkembang seni bsngun, music, sastra, tari, rupa, dan film
4. REAKSI RAKYAT
INDONESIA TERHADAP KEKUASAAN PEMERINTAH COLONIAL EROPA
a.
perlawanan rakyat ternate terhadap portugis
bangsa
portugis tidak hanya mendirikan benteng tetapi juga memonopoli perdagangan
rempah. pada 1533 rakyat ternate membakar benteng portugis di bawah pimpinan
dajalo. pada 1536 portugis mengirim bala bantuan dari malaka di bawah pimpinan
Antonio galvao. portugis masih memonopoli perdagangan dengan diperkuat
perjanjian yang dibuat pada 1570 antara gubernur lopez de mesquite dengan
sultan hairun. pada 1577 rakyat ternate dapat mengusir portugis dari ternate
b.
perlawanan rakyat mataram terhadap portugis
serangan pertama dilakukan pada 1628 di bawah
pimpinan barehukso. sebanyak 50 armada mataram diberangkatkan ke Batavia. namun
gagal hingga tumenggung barehukso dan putranya tewas
pasukan
baru mataram bergerak menyerang Batavia di bawah pimpinan suro agul-agul,
mandurejo, dan uposonto namun serangan ini gagal. serangan kedua pada 1629
sasaranya adalah benteng holandia dan benteng bommel. benteng holandia dapat dihancurkan
sedangkan benteng bommel dapat diselamatkan dan serangan ini gagal. pada 1645
sultan agung wafat.
c.
perlawanan rakyat Makassar terhadap VOC
VOC
sangat membenci sultan alaudin (1503-1639) dan para penerusnya karena memberi
kesempatan kepada inggris, Denmark, portugis, dan Gujarat untuk berdagang
dengan makasar. kenyataan itu mendarong VOC untuk mengirim armada di bawah
pimpinan de vlamingh van outshoorn, dan akhirnya perang terjadi pada 1654-1655
dengan persenjataan dari inggris, Denmark, dan portugis tetapi Makassar tidak
dapat ditaklukan. saat pimpinan gubernur jenderal maetsuijker (1653-1678)
kembali mengirim armada dibawah pimpinan johan van dam dan memperoleh sedikit
kemenangan. VOC mencium kabar bahwa raja bone menaruh dendam kepeda sultan
hasanuddin, hal ini dimanfaatkan untuk mengadu domba.
pada
21 desember 1666 perang kembali terjadi,
kali ini bersekutu dengan arung palaka dan yang didukung dengan 21 buah kapal
perang di bawah pimpinan cornelis speelman. pertempuran semakin hebat pada 7
juli 1667 kekuatan semakin tidak seimbang, harus melawan persekutuan VOC-arung
palaka, hingga terpaksa menerima perjanjian bungaya pada 18 november 1667 yang
menetapkan 30 pasal dangan keputusan terpenting yaitu :
-
Makassar
harus mengakui monopoli VOC
-
wilayah
Makassar diperkecil sampai gowa
-
Makassar
harus membayar suluruh biaya perang
-
benteng
Makassar harus dihancurkan
-
hasanuddin
harus mengakui arung palaka sebagai arung palaka sebagai raja bone
d.
perlawanan rakyat banten terhadap VOC
setelah
persiapan matang pada 1656 diseranglah Batavia dari arah barat dan timur,
dilaut pun berhasil menenggalamkan 2 kapal VOC. pada 1671 mendaratlah kapal
makasar di pelabuhan banten yang memuat 800 pejuang di bawah monte marano,
mereka menyatakan bergabung dengan banten, pada 1683 pertempuran terjadi antara
sultan ageng tirtayasa dan persekutuan VOC-sultan haji. tetapi banten tidak dapat
ditundukan. pada 1692 sultan banten ditangkap dan dipenjarakan di Batavia
e.
perjuangan pattimura (1817)
berdasarkan konvensi London (1814) Maluku termasuk kekuasaan inggris
yang harus diserahkan kepada belanda. rakyat Maluku menyampaikan daftar keluhan
dibawah pimpinan Thomas matulessy yang ditanda tangani oleh 21 penguasa dari
saparua dan nusa laut tetapi tidak digubris. kemudian pada 9 mei 1817, rakyat
Maluku di saparua mengangkat Thomas matulessy sebagai pemimpin gerakan
perlawanan rakyat dengan gelar pattimura. pada 15 mei 1817 perlawana dimulai
dengan membunuh residen porto, van den berg dan benteng duurstede jatuh ke
tangan Maluku.
pada 20
mei 1817 pasukan dari ambon di bawah pimpinan mayor beetjes mendarat di
saparua. pada 2 agustus 1817 belanda berhasil menduduki benteng duurstede, tapi
gagal menangkap pattimura, lalu mengumumkan kepada khalayak bahwa yang bisa
menemukan pattimura akan diberikan 1000 gulden, dan raja boi memberitahu
keberadaan pattimura. pada 16 desember 1817 pattimura dijatuhi hukuman gantung
di benteng nieuw Victoria di kota ambon.
f.
perjuangan dalam perang paderi (1821-1837)
pada
sekitar tahun 1800-an beberapa orang yang baru pulang dari makkah tiba di
minangkabau. karena tujuan mereka tidak sama maka mereka bertikai. pada 10
februari 1821 residen belanda, du puy mengadakan perjanjian dengan kaum adat.
pada 1825 belanda mengadakan perjanjian damai dengan kaum paderi, ketika perang
diponegoro selesai pimpinan militer tertinggi di Sumatra barat, colonel elout
segera menyerang kaum paderi.
pada 1832
gubernur jenderal van den bosch mengirimkan bala bantuan ke padang yang terdiri
atas 3 kompi. pada 1835 belanda dapat mengalahkan paderi di simawangan.
akhirnya pada 25 oktober 1837 tuanku imam bonjol menyerah bersama pasukanya,
yang kemudian dibung ke cianjur.
g.
perjuangan dalam perang diponegoro (1825-1830)
timbulnya
ketegangan antara kesultanan Yogyakarta dan belanda akibat oleh :
-
kalangan
istana tidak menyukai sikap belanda yang selalu ikut campur tangan dalam urusan
pemerintahan
-
para
ulama tidak menyenangi perilaku belanda yang meluaskan peredaran minuman keras
-
rakyat
membenci karena membebani berbagai pajak
setelah
kejadian pangeran diponegoro mengganti patok jalan dengan tombak, residen belanda
a.h. smisaert memanggil diponegoro namun itu ditolak. pada 20 juli pukul 17.00
WIB belanda menembakkan meriam ke tegalrejo. melihat nasib buruk pada
pasukanya, pada 1827, de kock menerapkan sistem benteng stelsel dengan tujuan
mempersempit dan menekan pangeran diponegoro. pada 1828 kiai mojo memenuhi
perundingan, tetapi setelah perundingan ia ditangkap dan diasingkan ke
minahasa. pada 1829 pangeran mangkubumi tidak melanjutkan perjuangan karena
usia lanjut dan sentot alibasyah prawirodirjo terbuluk belanda dan tidak
melanjutkan perjuangan.
untuk
mempercepat selesainya perang de kock menyebarkan pengumuman yang berisi
pemberian hadiah sebesar 20000 ringgit kepada yang berhasil menangkap pangeran
diponegoro namun usaha ini tidak berhasil. akhirnya pada 28 maret 1830 terjadi
perundingan antara kedua belah pihak di rumah residen kedu, setelah perundingan
diponegoro ditangkap ia diasingkan ke manado dan dipindahkan ke Makassar dan
wafat pada 1855
h.
perjuangan dalam perang aceh (1873-1904)
pada 1871
belanda dan inggris membuat perjanjian yang tertuang dalam traktat Sumatra.
pada 22 maret 1871 belanda mengutus F.N. nieuwenhuysen untuk menemui sultan
aceh untuk menyampaikan surat yang berisi permintaan agar aceh mengakui
kedaulatan hindia belanda di daerahnya. akibat penolakan itu, pada 26 maret
1873 belanda memaklumkan perang terhadap aceh. pada 14 april 1873 mayjen kohler
tewas, dan jenderal van sweeten yang memimpin selanjutnya. pada 24 februari
1876 jenderal pel tewas di daerah tonga. belanda menggunakan siasat adu domba
yang diusulkan oleh jenderal deykerhoff. teuku umar menyatakan setia pada
colonial sejak agustus 1893. pada 30 maret 1896 teuku umar secara terang keluar
dari colonial. akhirnya colonial mengirim Dr. snouck hurgronje untuk
menyelidiki kehidupan dan budaya masyarakat aceh.
pada
1899, colonel van heutz mulai menggunakan siasat kekerasan. terpaksa pada 1904
sultan Muhammad daud syah menandatangi korte verklaring (plakat pendek) yang
isinya aceh mengaku tunduk kepada pemerintah colonial hindia belanda.
B.
TERBENTUKNYA KESADARAN NASIONAL INDONESIA
memasuki
abad ke-20 pemerintah colonial hindia belanda mencanangkan politik etis yang
kemudian memunculkan segolongan elit pelajar Indonesia.
1.
PERANAN GOLONGAN TERPELAJAR DAN PROFESIONAL DALAM MENUMBUHKAN
SEMANGAT KEBANGSAAN INDONESIA
akibat
tanam paksa masyarakat pribumi menjadi mendreita. di situasi seperti ini muncul
tulisan van devanter berjudul een eereschuld (hutang kehormatan) di majalah de
gids pada 1899. ia mengecam pemerintah colonial yang tidak memperhatikan nasib
penduduk jajahan, usul ini didukung oleh rekan kaum liberal seperti van kol,
van dedem, dan brooschooft. usul ini ditanggapi oleh ratu wilhemina pada pidato
tahun 1901. politik etis yang dapt memajukan kesejahteraan adalah irigasi
(pengairan), transmigrasi (pemindahan penduduk), edukasi (pendidikan). pada
1905 muncul organisasi professional seperti staats spoorwegen. pada 1908
berdiri vereniging van spoor en tramweg personeel (VSTP).
2.
PERANAN PERS DALAM MENUMBUHKAN SEMANGAT KEBANGSAAN
INDONESIA
adalah
orang yang berusaha mengumpulkan dan menyiarkan berita melalui surat kabar. di
Sumatra adalah sinar soematra, tjahaja soematra, pemberita atjeh, pertja barat.
di jawa adalah bromantani, pewarta soerabaja, kabar perniagaan, pemberitaan
betawi, pewarta hindia, bintang pagi, sinar djawa, dan poetra hindia. di
Kalimantan adalah pewarta borneo. di Sulawesi adalah pewarta manado. surat
kabar yang dikelola organisasi adalah darmo kondo (budi utomo), oetoesan hindia
(sarikat islam), het tijdcshrift dan de expres (indische partij).
pemerintah
belanda menghambat laju pengruh pers dengan staat blad (lembaran Negara) nomor
74 tahun 1856.
3.
PERANAN ORGANISASI PERGERAKAN NASIONAL DALAM MENUMBUHKAN
SEMANGAT KEBANGSAAN ORGANISASI
timbulnya pergerakan nasional didorong oleh
:
-
dalam
negri (internal)
·
adanya
penderitaan lahir batin rakyat Indonesia sebagai akibat penjajahan
·
lahirnya
kaum terpelajar di Indonesia
-
luar
negri
·
kamenagan
jepang atas rusia pada 1904-1905
·
mynculnya
gerakan di berbagai Negara
a.
organisasi pergerakan yang bersifat etnik
a)
budi utomo (1908)
berdiri di Jakarta pada 20 mei 1908. dilakukan oleh soetomo seorang
pelajar STOVIA. yang diilhami oleh dr wahidin
sudirohusodo. pada 1906-1907, wahidin pergi
kampanye di beberapa daerah di pulau jawa. munculnya organisasi ini menjadi
momentum lahirnya rasa kebangsaan pertama di tanah air. oleh karena itu
kelahiran budi utomo diperingati sebagai hari kebangkitan nasional.
b)
sarikat islam (1911)
berdiri di solo pada 10 september 1911. merupakan
penyempurnaan dari sarikat dagang islam yang didirikan oleh samanhudi. usaha
penyempurnaan dilakukan oleh h.o.s. cokroaminoto. SI memiliki tujuan sebagai
berikut :
·
mengembangkan
jiwa dagang
·
membantu
anggota yang mengalami kesulitan dalam bidang usaha
·
memajukan
pengajaran bagi bangsa Indonesia
·
memperbaiki
pendapat yang keliru mengenai agama
islam
·
hidup
menurut perintah agama
pada
1916-1921 memiliki pengaruh besar dalam percaturan nasional. pada kongres ke 3
di bandung pada 17-24 juni 1916 memiliki anggota sekitar 800,000 orang yang
tersebar di 80 SI local.
c)
indische partij (1912)
berdiri
di bandung pada 25 desember 1912 oleh 3 serangkai yaitu dr doewes dekker
(danudirja setiabudi), dr tjipto mangoenkoesoemo, dan soewardi soerjaningrat
(ki hajar dewantara). mempunyai tujuan :
·
menumbuhkan
dan meningkatkan jiwa persatuan semua golongan
·
memajukan
tanah air dengan dilandasi jiwa nasional
·
mampersiapkan
kehidupan rakyat yang merdeka
pada 1913
3 pendiri dibuang ke belanda dengan alasan :
·
membayakan
kelangsungan penjajahan di Indonesia
·
malu
dengan sindiran soewardi soerjaningrat dalam tulisan als ik eens nederlander
was
b.
organisasi pergerakan yang bersifat kedaerahan dan keagamaan
a)
organisasi kedaerahan
setelah
kongres budi utomo 1 di Yogyakarta pada 5 oktober 1908, banyak pemuda kecewa
dan keluar dari budi utomo. pada 1915 berdiri tri koro dharmo (tiga tujuan
mulia “sakti, dudi, dan bakti”) yang didirikan oleh r. satiman wiryo sanjoyo,
kadarman, dan sunardi dengan tujuan :
·
menjalin
persatuan di antara para siswa sekolah menengah dan perguruan kejuruan
·
memperluas
pengetahuan umum bagi para anggotanya
·
membangkitkan
rasa cinta terhadap bahasa dan budayanya sendiri
b)
organisasi keagamaan
pada akhir
abad ke-19 muncul gerakan reformasi di
Negara islam barat. pada 18 november 1912 munculah muhammadiyahdi bawah
pimpinan k.h. ahmad dahlan. di Jakarta pada September 1913 muncul al irsyad di
bawah pimpinan syekh ahmad surkati. di minangkabau muncul Sumatra thawalib pada
1918. disamping itu muncul berbagai organisasi islam lainya.
c.
organisasi pergerakan pada masa radikal
di antara
tahun 1920-1942 indonesia memiliki 2 strategi perjuangan yaitu bersifat radikal
dan moderat
a)
perhimpunan Indonesia
yang
semula bernama indische vereniging (IV) di belanda pada 1908 oleh sutan
kasayangan dan r.m. noto suroto. pada 1922 berubah namanya menjadi indonesische
vereniging. pada 1924 berubah namanya
menjadi perhimpunan Indonesia (PI). iwa koesoema soemantri menyampaikan bahwa
PI mempunyai 3 asas pokok yaitu :
-
Indonesia ingin menentukan nasib sendiri
-
untuk
dapat menentukan nasib sendiri, bangsa Indonesia harus mengandalkan kekuatan
dan kemampuan sendiri
-
dengan
tujuan melawan belanda, bangsa Indonesia harus bersatu
ke-3 asas
tersebut menjadi inti manifesto politik PI pada 1925. pada agustus 1926 tokoh
PI mengikuti kongres liga penentang
imperialism dan penindasan kolonialisme di paris.
b)
partai nasional Indonesia (1927)
berdiri
di bandung pada 4 juli 1927 oleh ir soekarno. dengan tujuan:
-
self-help,
yang bermakna memperbaiki keadaan dengan kekuatan sendiri
-
nonkooperasi,
yang bermakna tidak bersedia bekerja sama dengan pemerintah colonial dan hanya
mengakui pemerintahan yang lahir dari rakyat sendiri
-
marhaenisme,
yakni ajaran yang berkeinginan mengangkat rakyat yang melarat
pada 18
desember 1927 PNI berhasil menggabungkan partai partai ke dalam PPPKI. pada 29
september 1929 belanda menangkap ir soekarno, r. gatot mangkupraja, maskun
sumadireja, dan supriadinata dengan dalih akan melakukan pemberontakan.
c)
partai komunis Indonesia (1920)
berdiri
pada 23 mei 1920 di semarang dengan tujuan melaksanakan garis politik yang
ditetapkan komunisme internasional dengan cara mengusir penjajah dan mendirikn
Negara komunis Indonesia. pada 13 november 1926 pki mulai menyerang kedudukan
belanda di Jakarta, jabar, jateng, dan jatim. pada 1 januari pemberontakan
meletus di Sumatra barat.
d.
organisasi
pergerakan pada masa moderat
a)
partai Indonesia raya (1935)
berdiri
di solo pada 26 desember 1935 oleh dr, soetomo. dengan tujuan :
-
memperkokoh
persatuan dan kesatuan bangsa
-
menjalankan
aksi politik untuk mencapai pemerintahan yang demokratis
-
memajukan
ekonomi dan social masyarakat
b)
gerakan rakyat Indonesia (1937)
berdiri
di Jakarta pada 24 mei 1937. dengan tujuan :
-
mencapai
Indonesia merdeka
-
memperkokoh
ekonomi Indonesia
-
mengangkat
kesejahteraan kaum buruh
-
memberi
bantuan bagi kaum pengangguran
c)
gabungan politik Indonesia (1939)
berdiri
pada 21 mei 1939 atas prakarsa mohammad husni thamrin. dengan dasar :
-
hak
untuk menentukan diri sendiri
-
persatuan
nasional dari seluruh bangsa Indonesia, dengan berdasarkan kerakyatan dalam
paham politik, ekonomi, dan social
-
persatuan
aksi seluruh pergerakan Indonesia
4.
PERAN MANIFESTO POLITIK 1925, KONGRES PEMUDA 1928, DAN
KONGRES PEREMPUAN PERTAMA DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS KEBANGSAAN INDONESIA
a)
manifesto politik
adalah
suatu pernyataaan terbuka tentang tujuan dan pandangan seseorang atau suatu
kelompok terhadap masalah Negara. sebenarnya telah dimunculkan pada 1923.
manifeseto 1925 mencakup 4 pokok pikiran yaitu :
-
kesatuan
nasional
-
solidaritas
-
nonkooperasi
-
dan
swadaya
b)
kongres pemuda 1928
kongres
pemuda II menghasilkan keputusan penting yaitu :
-
ikrar
sumpah pemuda
-
lagu
indonesia raya ditetapkan sebagai lagu kebangsan indonesia
-
bendera
merah putih ditetapkan sebagai bendera pusaka bangsa Indonesia
-
semua
organisasi pemuda dilebur menjadi satu dengan nama indonesia muda
c)
kongres perempuan pertama
pada 22
desember 1928 di Yogyakarta diselenggarakan kongres perempuan Indonesia yang
menghasilkan tujuan :
-
mempersatukan
cita cita dan usaha untuk memajukan wanita Indonesia
-
mengadakan
gabungan atau perikatan di antara perkumpulan wanita
Mantap Jiwa
BalasHapus